-

Wabup H.A Khafid Moein: Pasar Beduk Geliatkan Perekonomian Warga

 Rabu, 31 Mei 2017  | LintasBarat.com |  Dilihat 374 

MERANGIN -Keberadaan Pasar Beduk di sejumlah tempat setiap datangnya bulan suci Ramadhan, mampu menggeliatkan pertumbuhan perekonomian masyarakat secara makro.

Hal tersebut dikatakan Wakil Bupati (Wabup) Merangin H A Khafid Moein usai membuka pasar beduk dihari puasa pertama (27/5). ‘’Di pasar ini pedagang bisa langsung berinteraksi dengan pembeli,’’ujar Wabup.

Diakui wabup, keberadaan pasar beduk sudah menjadi tradisi masyarakat dari tahun ke tahunnya, untuk itu wabup sangat memberikan apresiasi kepada pihak penyelenggara.  

‘’Saya berharap nanti Dinas Lingkungan Hidup, untuk terus memperhatikan kebersihan pasar ini. Jangan sampai pasar yang menjual makanan siap saji ini, kondisinya kotor, sehingga jadi tidak sehat,’’pinta Wabup.

Kepada para pedagang wabup juga minta untuk selalu menjaga kebersihan pasar, dengan membuang sampah pada tempatnya. Sebab jika kondisi pasar dibiarkan kotor, dagangannya bisa tidak laku.

Selain itu wabup juga minta kepada Dinas Kesehatan Merangin, untuk terus memantau berbagai jenis makanan yang dijual di pasar beduk. Jangan sampai makanan yang telah dibeli dan dikonsumsi menimbulkan penyakit.

Sedangkan kepada Satpol PP Merangin, wabup minta untuk selalu menjaga keamanan pasar beduk. Jangan sampai terjadi keributan antar pedagang, gara-gara berebutan tempat.

Wabup juga minta Satpol PP mampu mengamankan jalannya Pasar Kaget di eks Terminal Bus Bangko. Jangan sampai terjadi keberadaan Pasar Kaget itu disalahgunakan.

‘’Bila nanti menemukan kejanggalan di pasar itu, cepat lapor untuk segera kita beri tindakan penertiban. Begitu juga dengan penarikan retribusinya, harus sesuai dengan aturan, bila perlu digratiskan,’’terang Wabup. (lb/tgh/hms)

 

Kategori :
Bagikan: :

Komentar Facebook : Wabup H.A Khafid Moein: Pasar Beduk Geliatkan Perekonomian Warga

Arsip Berita

Copyright © 2017 • www.Lintasbarat.com • All Rights Reserved
Developed by AFAwebmedia
Powered by mE