-

TII: Ada 4 Parpol Tolak Transparan Soal Anggaran

 Rabu, 4 Desember 2013  | LintasBarat.com |  Dilihat 2615 

LINTAS BARAT - Sekretaris Jenderal Transparency Internasional Indonesia (TII) Dadang Triasasongko mengatakan hingga saat ini pemberantasan korupsi di dalam partai politik di Indonesia masih belum maksimal. Sejumlah partai menolak ketika diminta transparan soal anggaran.

"Dari 9 partai yang ada di parlemen, yang kooperatif hanya 5 partai. Empat lainnya menolak," ujar Dadang, saat ditemui di Sekretariat Transparency Internasional Indonesia, Jakarta, Selasa 3 Desember 2013.

Dia menuturkan permasalahannya hanya terletak pada kapasitas dan kemauan partai saja untuk bersikap transparan mengenai sumber dana mereka. Terkait hal transparansi itu, Dadang mengimbau masyarakat agar lebih kritis dalam memilih kandidat, baik itu anggota parlemen maupun presiden.

Sementara itu, Wakil Ketua KPK Bambang Widjajanto, mengungkapkan pergerakan uang akan tinggi menjelang pemilu. Potensi terjadinya korupsi menjelang pemilu pun menjadi perhatiannya. "Partai politik membutuhkan biaya yang cukup tinggi dalam proses politik," kata dia.

Bambang mencontohkan, salah satu sektor yang rawan adalah perbankan. "Kita tidak memberikan judgement. Hanya saja, kami khawatir karena perbankan menjadi salah satu sektor yang dalam 3 kali siklus pemilu selalu berkaitan. 1998 sebelum pemilu 1999 ada kasus BLBI, 2004 terjadi kredit macet bank BNI 46, 2008 Century terjadi," ungkapnya. (viva.co.id)

Kategori :
Bagikan: :

Komentar Facebook : TII: Ada 4 Parpol Tolak Transparan Soal Anggaran

Arsip Berita

Copyright © 2017 • www.Lintasbarat.com • All Rights Reserved
Developed by AFAwebmedia
Powered by mE