-

Rakyat Ingin Situasi Normal Kembali, Capres dan Tim Sukses Diminta Redakan Keteganga

 Selasa, 8 Juli 2014  | LintasBarat.com |  Dilihat 1088 

LINTAS BARAT, Nasional - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengimbau pasangan calon presiden (capres) dan wakil presiden (cawapres) beserta tim suksesnya untuk meredakan ketegangan pasca pencoblosan pada pemilihan presiden (pilpres) 9 Juli nanti. Rakyat ingin situasi segera normal kembali.

Imbauan tersebut disampaikan Presiden SBY seusai pertemuan konsultasi dengan pimpinan lembaga negara di Gedung MPT/DPR/DPD, Senayan, Jakarta, Senin (7/7) petang. Presiden menyampaikan hal ini seusai Ketua MPR Sidarto Danusubroto menjelaskan pokok-pokok pertemuan.

"Setelah melakukan kompetisi dan kampaye selama 1 bulan ini, yang rakyat melihat disana-sini muncul ketegangan diantara kedua kubu, maka harapan kami setelah 9 Juli nanti itu semua bisa diakhiri. Karena rakyat ingin setelah itu jadi pulih dan normal kembali," Presiden mengingatkan.

Diingatkan oleh Presiden SBY, contoh dan teladan sangat diperlukan dari para capres dan cawapres serta tim suksesnya untuk menghormati hasil pemungutan suara nanti.

"Dunia melihat pelaksanaan Pemilhan Umum di Indonesia, rakyat berharap agar Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden ini juga berlangsung dengan baik," kata SBY.

Presiden juga mengimbau agar pers dan media masa menjadi bagian dari solusi. "Pers dan media massa yang benar dan konstruktif adalah yang bisa meneduhkan suasana, bukan sebaliknya," SBY mengingatkan.

Kepada jajaran Polri dan TNI, Presiden kembali menegaskan untuk bersikap netral, tegas, profesional, dan adil mencegah kekerasan apapun. 

Sebelum melakukan konferensi pers, SBY beserta para pimpinan lembaga negara berbuka puasa bersama dan shalat Maghrib berjamaah. 

LINTASBARAT/PRESIDENRI/POTO.RUSMAN

Kategori :
Bagikan: :

Komentar Facebook : Rakyat Ingin Situasi Normal Kembali, Capres dan Tim Sukses Diminta Redakan Keteganga

Arsip Berita

Copyright © 2018 • www.Lintasbarat.com • All Rights Reserved
Developed by AFAwebmedia
Powered by mE