-

Pelaku Pengebom Bom Bunuh Diri di Tiga Gereja Satu Keluarga

 Senin, 14 Mei 2018  | LintasBarat.com |  Dilihat 4756 

HUKUM- Kapolri Tito Karnavia pada jumpa pers di depan RS Bhayangkara, Surabaya, Minggu (13/05) petang, menduga pelaku pengebom bunuh diri di tiga gereja diduga satu keluarga.

Terduga pelaku, yaitu D (ayah), melibatkan istrinya (berinisial P) dan empat orang anaknya menjadi pengebom bunuh diri di gereja Santa Maria Tak Bercela, gereja Pantekosta di jalan Arjuno dan gereja GKI di jalan Diponegoro, Surabaya.

“ Pelaku bom bunuh diri di tiga gereja diduga merupakan satu keluarga. Terduga yaitu D(ayah), serta istrinya (berinisia P) serta empat orang anaknya,” ujar Kapolri.

Menurut Kapolri Tito Karnavia, dalam menjalankan aksi bom bunuh diri, terduga D yang menjadi pengebom bunuh diri di Gereja Pantekosta, dengan mengunakan mobil Toyota Avanza, sedangkan istrinya dan dua anak perempuannya menjadi pengebom bunuh diri di gereja GKI. Sementara, dua anak lelakinya yang berusia 18 dan 16 tahun, menjadi pengebom bunuh diri di Gereja Santa Maria.

“ Dalam menjalankan aksinya bom bunuh diri, terduga D yang menjadi pengebom bunuh diri di Gereja Pantekosta. Sedangkan istri beserta dua orang anak perempuanya menjadi pengebom bunuh diri di Gereja GKI. Dan dua anak lelakinya yang berusia 18 dan 16 tahun menjadi pengebom bunuh diri di Gereja Santa Maria,” ujar Kapolri Tito Karnavia.*(rmy)

Kategori :
Bagikan: :

Komentar Facebook : Pelaku Pengebom Bom Bunuh Diri di Tiga Gereja Satu Keluarga

Arsip Berita

Copyright © 2018 • www.Lintasbarat.com • All Rights Reserved
Developed by AFAwebmedia
Powered by mE