-

Menag: Penyerapan Anggaran Harus Maksimal

 Rabu, 17 Februari 2016  | LintasBarat.com |  Dilihat 1092 

LINTAS BARAT — Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menegaskan kepada seluruh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama agar penyerapan anggaran lebih maksimal. Kita harus bekerja lebih kongkrit, dan berdasarkan evaluasi kita tahun 2015, pada awal 2016 ini kita semestinya sudah bisa memilah atau memilih program-program mana saja yang betul-betul real yang dibutuhkan oleh masyarakat.

Demikian ditegaskan Menag saat memberikan arahan bagi seluruh peserta Rapat Kerja Peningkatan Kinerja Tahun 2016 dan Evaluasi Pelaksanaan Program Tahun 2016 Lingkup Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara, Minggu (14/2) malam lalu.

“Jangan takut merubah anggaran, silahkan rubah anggaran program-program yang memang tidak relevan, yang tidak mempunyai makna, jangan terjebak pada rutinitas, lakukan kegiatan atau program-program yang betul-betul bisa dipertanggung jawabkan atau real yang dibutuhkan masyarakat,” ujar Menag.

“Kita jangan hanya bertumpu pada kebiasaan masa lalu kita, karena tahun lalu kegiatannya begini anggarannya sekian. Jadi tahun ini, ya sama saja tanpa kita tahu persis, apakah kegiatan tahun lalu apakah betul-betul memiliki relefansi, memiliki kesesuaian dengan kubutuhan masyarakat kita, itulah mengapa nilai profesionalitas begitu penting,” kata Menag. 

Karenanya, ujar Menag, kemampuan mendengar, kemampuan melihat, kemampuan untuk merasakan harapan-harapan publik, harapan-harapan masyarakat, harus semakin kita tingkatkan upaya kita untuk menjalankan fungsi dan tugas kita ini memiliki makna yang lebih berarti dari masyarakat kita sendiri, 

“Pada pertengahan tahun ini kita akan melakukan evaluasi dan anggaran yang tidak terserap itu akan cepat kita alihkan pada program-program yang lebih dibutuhkan oleh masyarakat,” ucap Menag.

Hadir dalam acara tersebut, Bupati Wakatobi Hugua, Rektor IAIN Kendari Nur Alim, Kepala Biro Kemenag Syafrizal, dan Kakanwil Kemenag Provinsi Sulawesi Tenggara M. Ali Irfan. 

Usai membuka acara pembukaan Rapat Kerja, Menag meresmikan Islamic Center Muadz bin Jabal Wakatobi, Sultra disaksikan Bupati, Ulama dan Pemuka Masyarakat Wakatobi . Kepada masyarakat Wakatobi, Menag menyampaikan apresiasinya atas ide dan wawasan yang sangat baik mengenai pembangunan Masjid Raya, dan hal tersebut sejalan dengan tujuan mulia Islamic Center ini.

“Bagaimanapun juga, Wakatobi akan menjadi pusat peradaban tersendiri, karena akan menjadi magnet tersendiri untuk menarik pengunjung yang datang. Keberadaan rumah ibadah seperti Masjid Raya itu tentu sangat dibutuhkan, tidak hanya bagi masyarakat Wakatobi saja tetapi bagi masyarakat pada umumnya,” harap Menag. (kemenag)

 

 

Kategori :
Bagikan: :

Komentar Facebook : Menag: Penyerapan Anggaran Harus Maksimal

Arsip Berita

Copyright © 2017 • www.Lintasbarat.com • All Rights Reserved
Developed by AFAwebmedia
Powered by mE