-

Mantan Ketum PMII Bungo Ares Sandra : Jangan Hanya Alfamart dan Indomaret yang di Tertibkan Tapi PKL Modern Juga Harus di Tertibkan

 Jumat, 13 Mei 2016  | LintasBarat.com |  Dilihat 988 

LINTAS BARAT - Tokoh pemuda Bungo Ares Sandra,S.IP juga alumni FISIP meminta kepada Pemerintah Kabupaten Bungo, untuk menertipkan PKL(Pedagang Kaki Lima) modern. Menurut Ares Sandra, para pedagang Kaki Lima (PKL) merupakan salah satu sektor informal yang dominan di daerah perkotaan, sebagai wujud kegiatan ekonomi skala kecil yang menghasilkan, dan atau mendistribusikan barang dan jasa. Barang-barang yang dijual yaitu barang-barang convenience (berkatagori menyenangkan) seperti makanan, pulsa, hingga souvenir. PKL menjajakan dagangannya berkeliling atau mengambil tempat di trotoar seperti di depan taman garden cafe, dan emper toko.

PKL, seperti halnya kegiatan informal, memiliki ciri-ciri yang tidak terorganisasi secara baik, tidak memiliki ijin usaha yang sah, pola kegiatan tidak teratur, usahanya tidak kontinyu (mudah berganti usaha ), modal usaha relatif kecil (barang dagangan milik sendiri ataupun milik orang lain), teknologi yang digunakan sangat sederhana, dan umumnya tingkat pendidikan rendah.

Dikatakan oleh Ares Sandra, PKL modern tumbuh tidak terencana dan memiliki keragaman dalam bentuk maupun jasa pelayanannya. Perkembangan itu tidak pernah terhenti sejalan dengan pertumbuhan perkembangan penduduk. Pertumbuhan tersebut demikian pesat, terlebih lagi menyusul krisis ekonomi melanda.

“ Pertumbuhan PKL modern yang demikian pesat tersebut berdampak positif dan negatif. Positif, karena dapat menjadi sumber bagi pendapatan asli daerah, dapat menjadi alternatif untuk mengurangi pengangguran, dan dapat melayani kebutuhan masyarakat khususnya bagi golongan masyarakat ekonomi menengah ke bawah. Sebailiknya, pertumbuhan PKL modern yang sangat pesat setelah masa krisis ekonomi menjadi tidak terkendali,” ujarnya

Ares Sandra juga mengatakan, hal itu dapat menjadi penghalang bagi visi pemerintah untuk mewujudkan ketertiban umum dan muncul fenomena sosial lain, yaitu potensi konflik antar-PKL modern maupun dengan kelompok-kelompok preman yang menguasai lokasi kaki lima.

“ Untuk itu saya atas nama ares sandra,S.IP selaku Alumni fisip dan mantan ketum PMII bungo, meminta kepada instansi terkait, seperti DPRD dan POL PP segera menertipkan PKL modern, agar konflik horizontal dan vertikal antar pedagang, jangan hanya alfamart dan indomaret yang di tertipkan tapi PKL modern juga harus di tertipkan,” ujar Ares Sandra.(sty)

 

 

Kategori :
Bagikan: :

Komentar Facebook : Mantan Ketum PMII Bungo Ares Sandra : Jangan Hanya Alfamart dan Indomaret yang di Tertibkan Tapi PKL Modern Juga Harus di Tertibkan

Arsip Berita

Copyright © 2017 • www.Lintasbarat.com • All Rights Reserved
Developed by AFAwebmedia
Powered by mE