-

Kejati Jambi Selidiki Penyimpangan Proyek Jalan Kabupaten Tanjungjabung

 Jumat, 6 Desember 2013  | LintasBarat.com |  Dilihat 2722 

LINTAS BARAT - Kejaksaan Tinggi Jambi tengah menyelidiki kasus penyimpangan proyek pembangunan jalan di Kabupaten Tanjungjabung Timur. Pengerjaan proyek di kawasan Desa Sungai Tawar, Kecamatan Mendahara Ilir, itu dinilai penuh kejanggalan.

Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Jambi, Masyroby, menjelaskan, kasus tersebut diketahui berdasarkan laporan lembaga swadaya masyarakat (LSM) Aliansi Anti-KKN Jambi. Tim penyelidik juga melibatkan Kejaksaan Negeri Muarasabak dalam proses penyelidikan ini. Tim dipimpin langsung  oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi, Syaifuddin Kasim, Selasa (3/12).

Setidaknya kami telah meminta keterangan 10 orang, mulai dari pejabat Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Tanjungjabung Timur hingga pihak perusahaan kontraktor pelaksana,” kata Asintel Kejati Jambi, Masyroby.

Lebih lanjut Masyroby, menuturkan proyek tersebut didanai oleh APBD Kabupaten Tanjungjabung Timur 2012 senilai Rp 6,69 miliar. Proyek dikerjakan oleh Bujang Murni alias Jhosua dengan menggunakan bendera PT Rudi Delapan Dua. Jalan yang seharusnya sepanjang 6 kilometer itu hanya dikerjakan sekitar 1 kilometer.

Seperti yang diuraikan dalam laporan LSM Anti-KKN Jambi, volume tanah uruk yang digunakan tidak sesuai kontrak. Seharusnya 8.646,5 meter kubik, tapi yang digunakan hanya 2.000-3.000 meter kubik. Kualitas tanah juga rendah karena hanya diambil dari sekitar lokasi proyek dengan indeks plastisitas sekitar 4-5 persen. Padahal semestinya harus menggunakan tanah uruk kualitas A dengan indeks plastisitas 6-10 persen. Ketebalan fondasi jalan pun hanya sekitar 3-5 sentimeter dari seharusnya 15 sentimeter.

SUMBER KEJAGUNG

 

Kategori :
Bagikan: :

Komentar Facebook : Kejati Jambi Selidiki Penyimpangan Proyek Jalan Kabupaten Tanjungjabung

Arsip Berita

Copyright © 2017 • www.Lintasbarat.com • All Rights Reserved
Developed by AFAwebmedia
Powered by mE