-

Dinilai Belum Lengkap, Kejari Muarabulian Kembalikan Berkas Korupsi Makan Minum ke Polres Batanghari

 Kamis, 20 Februari 2014  | LintasBarat.com |  Dilihat 1476 

LINTAS BARAT, Hukum - Dinilai belum lengkap, Kejaksaan Negari (Kejari) Muarabulian mengembalikan berkas tersangka Istri mantan Bupati Batanghari, Yuninta Asmara dan Mantan Sekda Batanghari, Erpan ke penyidik Polres Batanghari. Kedua tersangka terlibat dugaan Kasus korupsi Makan Minum di Setda Batanghari tahun anggaran 2008-2010.

“Kita serahkan kembali berkas tersangka Yuninta dan Erpan ke Tim penyidik Polres Batanghari karena dinilai belum lengkap,” kata Kasi Pidsus Kejari Muarabulian, Saut Tambunan saat dikonfirmasi Tim Redaksi Website Kejaksaan RI, Senin (17/02/2014).

“Berkas yang diterima pihak Kejari dari tim penyidik Polres Batanghari ternyata masih terdapat beberapa kekurangan yaitu terkait saksi, walaupun sedikit kekurangan, namun sangat penting untuk dijadikan kekuatan di pengadilan nanti,” ungkap Saut.

Sekedar informasi, berdasarkan audit BPKP Perwakilan Jambi bahwa dalam perkara korupsi uang makan minum kerugian negara sebesar Rp 4,9 miliar. Termasuk didalam angka kerugian itu, uang Rp 790 juta yang dialirkan ke organisasi BKMT dibawah pimpinan Yuninta Asmara.

Aliran dana sebesar Rp 790 juta inilah yang menjerat Yuninta Asmara, Erpan, Ida Nursanti dan Zulfikar sebagai tersangka. Kempat tersangka ini diduga sebagai orang yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan dana yang masuk ke organisasi yang dipimpin oleh Yuninta Asmara. 

KEJAGUNG/LB

Kategori :
Bagikan: :

Komentar Facebook : Dinilai Belum Lengkap, Kejari Muarabulian Kembalikan Berkas Korupsi Makan Minum ke Polres Batanghari

Arsip Berita

Copyright © 2017 • www.Lintasbarat.com • All Rights Reserved
Developed by AFAwebmedia
Powered by mE