-

Data BNPB Korban Tewas Sebanyak 429 Orang Akibat Tsunami Selat Sunda

 Rabu, 26 Desember 2018  | LintasBarat.com |  Dilihat 834 

PERISTIWA- Pada Konferensi Pers, Kepala Pusat Data dan Hubungan Masyarakat BNPB Sutopo Purwo Nugroho, mengatakan korban tewas akibat bencana tsunami di Selat Sunda sebanyak 429 tewas, 1.485 orang mengalami luka-luka, 154 orang belum diketemukan serta 882 rumah yang mengalami rusak,Selasa(25/12/2018).

Disampaikan juga oleh Sutopo Purwo Nugroho daerah yang paling banyak jumlah korban yang tewas serta rumah yang mengalami rusak parah yaitu Kabupaten Pandeglang.

Berikut rincian data korban, rumah serta bangunan yang rusak akibat bencana tsunami dari BNPB :

Korban tewas sebanyak 429, korban luka-luka sebanyak 1.485, warga yang mengungsi sebanyak 16.082 orang. Untuk kerusakan yaitu 882 unit rumah rusak, 73 penginapan rusak, 60 warung rusak, 434 perahu dan kapal rusak, 24 sepeda motor rusak, 41 mobil rusak, 1 dermaga rusak dan 1 shelter rusak.

Berikut rincian data korban, rumah serta bangunan yang rusak per daerah :

Kabupaten Pandeglang korban tewas sebanyak 290, korban luka-luka sebanyak 1.143 orang, 77 orang hilang, dan 14.395 orang mengungsi. Dan keruskan rumah sebanyak 443 unit rumah rusak, 69 hotel rusak, 350 perahu dan kapal rusak, 24 mobil rusak dan 41 sepeda motor rusak.

Kabupaten Serang, korban tewas sebanyak 29, luka-luka sebanyak 62 orang dan 83 orang yang mengungsi. Sedangkan pada kerusakan rumah sebanyak 40 unit rumah rusak’

Kabupaten Pesawaran, korban tewas sebanyak 1 orang, luka-luka sebanyak 1 orang dan 231 orang mengungsi. Pada kerusakan rumah sebanyak 53 unit rumah rusak berat, 83 runit rumah rusak ringan dan 14 perahu rusak.

Kabupaten Lampung Selatan, korban tewas sebanyak 108 orang tewas, 279 orang luka-luka, 9 orang hilang serta 1.373 orang mengungsi. Kerusakan rumah sebanyak 302 rumah rusak berat dan 200 unit bangunan terdamapak.

Kabupaten Tanggamus, korban tewas sebanyak 1 orang, keruskan rumah sebanyak 4 rumah rusak, 4 penginapan rusak, 70 perahu rusak, 1 dermaga rusak dan 1 shelter rusak.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga mengumumkan penetapan bencana kabupaten bagi tsunami di Selat Sunda. Pemerintah daerah sanggup menangani dampak bencana.

"Jadi status bencananya bencana kabupaten, tidak ada wacana bencana nasional. Pemerintah kabupaten sanggup, menyanggupi. Kepala daerah betul-betul berada di lapangan. Pemerintah pusat memperkuat logistik," ujar Kepala Pusat Data dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho. (ful)
 

Kategori :
Bagikan: :

Komentar Facebook : Data BNPB Korban Tewas Sebanyak 429 Orang Akibat Tsunami Selat Sunda

Arsip Berita

Copyright © 2019 • www.Lintasbarat.com • All Rights Reserved
Developed by AFAwebmedia
Powered by mE